Karawang — Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii meninjau langsung Pos Terpadu KM 57 Tol Jakarta–Cikampek untuk memastikan kesiapan personel dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari monitoring Operasi Ketupat Lodaya 2026 guna menjamin keamanan dan keselamatan pemudik.
Kunjungan tersebut disambut Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., bersama jajaran, di antaranya Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., Dir Intelkam Polda Jabar Kombes Pol. Sukendar Eka Ristyan, S.I.K., serta Dir Lantas Polda Jabar Kombes Pol. Raydian Kokrosono, S.I.K., M.H. Turut hadir Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah.
Dalam kesempatan itu, Kapolda Jawa Barat menyampaikan apresiasi atas kunjungan Basarnas. Ia menegaskan, Polda Jabar bersama seluruh unsur pengamanan siap mengamankan arus mudik dan balik melalui Operasi Ketupat Lodaya 2026 dengan mengedepankan sinergi lintas instansi.
“Kami siap memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran,” ujarnya.
Sementara itu, Kabasarnas Mohammad Syafii memastikan pihaknya mendukung penuh operasi kemanusiaan tersebut. Basarnas menyiagakan 4.500 personel yang tersebar di 465 posko terpadu di seluruh Indonesia.
Selain itu, Basarnas juga menjalankan operasi mandiri di 165 titik rawan bencana sebagai langkah mitigasi dan respons cepat terhadap potensi kedaruratan selama periode mudik.
Kapolres Karawang melalui Kasi Humas menambahkan, kehadiran Basarnas di Pos Terpadu KM 57 memperkuat sinergi antarinstansi. Hal itu sekaligus memastikan seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026 dalam kondisi siap siaga menghadapi berbagai situasi di lapangan.








